Topic Clusters Model, Teknik terbaru untuk meningkatkan Performa SEO

Meningkatkan Performa SEO website dengan Strategi Topical Clusters. Pelajari apa itu Topic Cluster, Cara membuat dan contohnya
topical clusters

Meningkatkan Kinerja SEO dengan teknik terbaru

Kita sadar betul bahwa SEO adalah ilmu yang dinamis.

Selalu ada perubahan dan penemuan teknik SEO baru untuk meningkatkan performa SEO website di pencarian Google.

Dulu kita pernah dengar LSI, Skyscraper Technique kemudian dalam pemilihan keyword kita mengenal Keyword Golden Ratio.

Begitu seterusnya, akan ada ilmu dan teknik baru.

Nah sekarang kita akan bahas salah satu teknik untuk meningkatkan performa SEO website dengan cara yang lebih sederhana.

Teknik baru ini kita kenal dengan Topical Clusters.

Agar kita punya persepsi yang sama dan pembaca tidak bingung, maka kita akan mulai dengan mengulas defenisinya terlebih dahulu

Apa itu Topical Clusters Model

Kami kira kita sepakat bahwa mengetahui pengertian Topic Clusters akan memudahkan kita memahami pelajaran berikutnya.

Jadi, kita akan ungkap ini terlebih dahulu.

Topic Clusters adalah kelompok konten (artikel) yang saling terkait untuk membahas topik tertentu yang lebih luas.

Teknik ini akan memudahkan kita membahas suatu topik secara mendalam dan menghindarkan kita dari miss-informasi seputar topik tersebut.

Selain itu, topical clusters juga memberikan user experience yang bagus serta mampu meningkatkan topical trust pada website kita.

Pada bagian lain akan kita bahas apa saja benefit topical clusters ini.

Model Topical Clusters ini setidaknya terdiri dari 3 komponen, seperti :

  • Konten Pilar dengan pembahasan yang lebih luas
  • Beberapa halaman clusters dengan pembahasan lebih spesifik.
  • Penggunaan Internal Link antar konten dalam clusters

Sebenarnya konsep topical clusters ini bukanlah hal baru. Karena beberapa tahun lalu WordPress sudah memperkenalkannya pada kita, tepatnya 17 tahun lalu.

Walaupun dengan pendekatan yang sedikit berbeda, yaitu kategori.

Namun 5 tahun lalu Hubspot membuat teknik topical clusters makin dikenal publik dan akhirnya digunakan sebagai strategi SEO yang bisa diandalkan.

Cara Kerja Topical Clusters

Kita tahu bahwa ada banyak sekali faktor ranking website yang akan mempengaruhi kinerja SEO website kita dari waktu ke waktu.

Salah satu diantaranya adalah user experience.

Dimana user experience ini akan terlihat pada lamanya mereka berada di website kita (time on site), interaksi (klik link) serta page views.

Semakin bagus user experience, maka semakin bagus pula impactnya pada kinerja SEO dalam jangka panjang.

Dan ini bisa kita wujudkan dengan menerapkan teknik Topical Clusters.

Karena pada teknik topical clusters ini kita akan membuat pengunjung bertahan lebih lama di website dengan konten yang lebih lengkap dan mendalam.

Tidak itu saja, setiap konten di akan dihubungkan menggunakan internal link.

Untuk teman-teman yang masih bingung dengan istilah user experience, ada baiknya membaca postingan kami yang lain tentang user experience ini.

Kenapa Topical Cluster bagus untuk SEO

Kemungkinan teman-teman akan bertanya, kenapa topical clusters ini penting dan sejauh mana pengaruhnya pada kinerja SEO website anda.

Ini bukan jawaban yang mudah, tapi juga tidak sulit.

Dibawah ini akan coba kita uraikan kenapa topical clusters sangat penting dalam strategi SEO modern yang semakin masif.

Mari kita bahas sama-sama.

— Meningkatkan nilai kontek, relevansi dan otoritas

Pernahkah anda bertanya-tanya, bagaimana cara Google mengetahui kontek konten sebuah halaman website?

Benar sekali, mereka mengetahui melalui link yang terpasang di halaman tersebut.

Baik link yang mengarah ke halaman lain di domain yang sama, maupun link yang mengarah ke halaman lain dengan domain berbeda.

Dengan cara ini Google bisa mengenali kontek dan relevansi halaman website kita dengan kueri yang diketikan pengguna.

Jika anda sudah mempraktekan teknik topical clusters ini, maka anda akan mendapatkan manfaat berikutnya, yaitu otoritas.

Website anda akan dianggap lebih authority oleh Google ketika bisa membuat kelompok konten yang membahas topik yang sama.

Apalagi jika mampu menerapkan strategi internal link yang tepat.

— Strategi ampuh optimasi keyword

Pendekatan riset dan optimasi kata kunci model lama adalah dengan cara mencari kata kunci dengan volume pencarian paling besar.

Kemudian kata kunci dikembangkan menjadi konten berkualitas yang berdiri sendiri. Sama sekali tidak terkait dengan topik lain.

Pada bagian lain, saat menerapkan teknik Keyword Golden Ratio. Kita juga cenderung menargetkan long tail keyword untuk di optimasi.

Pada awalnya mungkin kita bisa masuk halaman pertama Google.

Tapi lama kelamaan kita tidak menyadari bahwa telah terjadi banyak duplicate content dan tunpang tindih satu sama lainnya.

Akhirnya, ranking website kalah oleh mereka yang menerapkan teknik topic clustering.

Hari ini, pendekatan riset dan optimasi keyword model lama sudah tidak efektif lagi. Selain kompetisi makin ketat, Google juga sudah tidak menyukainya.

Maka dibutuhkan pendekatan yang lebih natural.

Salah satunya adalah dengan menggunakan strategi topical cluster.

Sekarang kita tidak lagi mengembangkan konten berdasarkan keyword secara terpisah. Tapi berdasarkan kelompok keyword yang saling terkait.

Sehingga kita bisa mengulasa berbagai hal terkait dengan topik tersebut.

Ini tidak saja meningkatkan otoritas di topik tersebut, tapi pada gilirannya akan memberikan konversi yang sangat bagus.

— Meningkatkan UX dan Konversi

Kita tahu bahwa orang menggunakan Google karena membutuhkan jawaban atas pertanyaan yang mereka miliki.

Kadang sekedar ingin tahu ban mobil terbaik, cara membuat media tanam Algonema dan mungkin mencari pupuk cair untuk mereka beli.

Mereka hadir dengan berbagai maksud pencarian.

Ketika kita mampu mengetahui dan memahami maksud pencarian mereka dan mereka berada di tahapan mana. Ini akan membantu kita untuk membuat konten yang benar-benar relevan dengan mereka.

Dengan cara ini kita tidak saja memberikan rasa puas pada mereka, tapi disisi lain akan meningkatkan konversi.

Konversi disini tentu tidak selalu penjualan produk

Topical Clustering memungkinkan kita untuk membuat artikel secara prediktif seputar topik inti yang mampu memberikan solusi untuk beberapa masalah dan persona pembeli yang berbeda di berbagai tahap corong — tanpa terjebak dengan kanibalisasi kata kunci Anda sendiri.

Hasilnya, Anda dapat mengantisipasi pertanyaan lanjutan dari pengguna dan menyediakan konten yang tepat pada saat yang tepat.

Ini membuat pengguna tetap terlibat dengan konten Anda daripada mengirim mereka kembali ke Google untuk mendapatkan jawaban lain.

Pikirkan seperti ini:

Pengunjung yang berada pada tahapan pembelian tertentu berkunjung ke website anda. Karena konten mampu memberikan solusi pada mereka, akhirnya mereka pindah ke tahapan lebih dalam dari sebelumnya.

Suatu saat, saat mereka sudah siap untuk melakukan pembelian. Mereka akan mencari website kita untuk melakukan transaksi.

Awalnya mereka tidak tahu apa itu backlink dan manfaatnya. Setelah membaca tulisan kita seputar backlink, mereka jadi sadar bahwa website mereka butuh backlink.

Kemudian mereka baca kriteria backlink berkuaitas di website yang sama.

Ketika suatu saat mereka sudah memutuskan untuk membeli backlink, mereka akan mencari website kita karena otoritas kita yang sudah tertanam dipikiran mereka.

Benefit Strategi Topical Cluster

Ketika membahas strategi SEO tentu kita tidak terlepas dari benefit yang akan kita dapatkan dari implementasi strategi tersebut.

Termasuk saat membahas strategi topical clusters.

Dengan menerapkan cara ini kita berharap halaman website yang dibuat tidak saja relevan dengan kueri, tapi juga memiliki otoritas.

Yang pada akhirnya mendapatkan peringkat yang lebih tinggi dan konversi yang jauh lebih besar dibandingkan teknik tradisional lainnya.

Dengan cara ini, KPI SEO anda akan lebih mudah untuk dicapai.

Terakhir

Kita masih ingat ketika Sundar Pichai mengatakan bahwa Google menggunakan relevansi, freshness, popularity dan how other people using it dalam menentukan peringkat website di pencarian Google.

Maka dengan menerapkan strategi Topical Clusters ini beberapa hal diatas bisa kita peroleh sekaligus. Setidaknya 3 faktor.

Seperti Relevansi, How Other People using it dan Popularity.

Menerapkan strategi topic clustering ini memang tidak semuah membalikan telapak tangan, tapi sangat mungkin dilakukan bagi yang bersungguh-sungguh.

Semoga bermanfaat.

Jika anda butuh informasi yang lebih lengkap tentang Konten Pilar dan Topical Clusters, mungkin video dibawah ini bisa menambah wawasan anda.

Referensi :

https://blog.hubspot.com

https://terakeet.com/blog/

Default image
Hidayat Mundana
Belajar Digital Marketing dari 2007 dan mulai menawarkan layanan Digital Marketing berbasis Search Engine tahun 2012.
Articles: 48

Leave a Reply