10 Tips cara optimasi gambar website untuk meningkatkan kinerja SEO

Tingkatkan Kinerja SEO website hanya dengan optimasi gambar, anda bisa pelajari 10 cara optimasi gambar dibawah ini, nomor 3 dan 7 jarang dibahas.
cara-optimasi-gambar
Pexels – @evie-shaffer-1259279

Pentingnya Optimasi Gambar Website

Tahukah anda bahwa ternyata 20% pencarian itu adalah pencarian gambar.

Dan kami fikir sebagian praktisi SEO sepakat bahwa optimasi gambar pada website akan memberikan dampak signifikan pada ranking webiste.

Dampak ini bisa positif maupun sebaliknya.

Bahkan kami sendiri, beberapa kali optimasi website klien SEO. Pada awalnya peringkat website mereka tidak masuk 100 besar. Namun setelah optimasi gambar, peringkat website langsung masuk 100 besar bahkan dalam 1 bulan masuk 30 besar.

Padahal belum dilakukan optimasi dari sisi lain, backlink misalnya.

Ini artinya, gambar memiliki peran yang sangat krusial dalam keberhasilan SEO website kita. Bahkan sebagian praktisi juga meyakini bisa meningkatkan konversi.

Dan inilah alasan penting mengapa kita harus mengoptimasi gambar.

Pada tulisan kali ini kami ingin membahas beberapa cara optimasi gambar website untuk meningkatkan kinerja SEO website. Jika anda belum tahu, mungkin ada baiknya dibaca.

Mari kita bahas sama-sama.

1. Pilih format gambar yang tepat

Secara visual gambar yang kita upload ke website tampilannya sama. Kita tidak bisa mengetahui format gambar hanya dengan melihatnya secara kasat mata.

Tapi ajaibnya, format ini mempengaruhi kinerja SEO website kita.

Itulah mengapa kita harus memberikan perhatian pada bagian ini. Tidak semua format gambar yang bisa kita gunakan di website.

Setidaknya, ada 3 format gambar yang sering digunakan di website. Diantaranya adalah format png, jpg dan yang terakhir adalah format webp.

Walaupun format png dan jpeg lebih popular, akhir-akhir ini format webp cukup popular dan banyak disarankan oleh praktisi SEO berpengalaman.

Saya sendiri, format yang paling sering digunakan adalah jpeg. Walaupun sekarang sudah mulai menggunakan format webp di beberapa website.

Hasilnya lumayan bagus. Dan yang paling penting ukuran file jadi lebih kecil.

Ini artinya, kecepatan website anda akan jauh lebih cepat dibandingkan anda menggunakan gambar dengan ukuran yang lebih besar.

2. Kompress gambar

Pada poin sebelumnya sempat kita singgung bahwa ukuran gambar mempengaruhi kecepatan website. Dan kecepatan website mempengaruhi kinerja SEO.

Jadi inilah jawabannya kenapa kita harus kompres gambar.

Dengan mengkompress gambar, kita berharap bisa menghasilkan ukuran yang lebih kecil dengan kualitas visual tidak jauh berbeda.

Untuk mengkompress gambar, kita bisa gunakan tool.

Ada banyak website yang menyediakan tool compress gambar secara gratis, salah satunya adalah tinypng.com. Anda juga bisa menggunakan plugin seperti WP Smush, ini khusus untuk pengguna WordPress.

Jadi, jangan lupa kompress setiap gambar yang ingin anda upload ke website. Pastikan ukuran filenya tidak besar dan membebani halaman website anda.

Karena sebenarnya sekitar 21% ukuran halaman di sumbangkan oleh gambar.

Ketika gambar yang kita upload ukuran filenya kecil, maka kita bisa berharap kecepatan halaman akan semakin bagus.

3. Gunakan gambar yang unik

Cara optimasi gambar berikutnya adalah menggunakan gambar yang unik.

Saat ini ada banyak sekali stok foto gratis yang bisa kita gunakan. Selain gambarnya bagus-bagus dan bervariasi, kita juga bisa download secara gratis.

Seperti pexels.com, unplash.com, termasuk pixabay.com. Hanya saja, ternyata ini tidak bagus untuk SEO website kita.

Jika terlalu banyak gambar yang berasal dari stok foto di website kita, ini akan berpengaruh pada kinerja SEO website. Karena sudah tidak unik lagi.

Ada ratusan bahkan ribuan orang yang menggunakan gambar yang sama.

Peliknya, mereka (gambar) digunakan untuk niche yang berbeda-beda. Sehingga algoritma Google menjadi sulit menentukan kontek dari gambar tersebut.

Itulah disarankan untuk menggunakan gambar sendiri.

Jadi, semakin banyak gambar original yang anda buat sendiri maka semakin bagus efeknya pada kinerja SEO website anda dalam jangka panjang.

Jika anda kurang yakin, silahkan dicoba dan buktikan.

4. Hati-hati dengan Hak Cipta

Kita memang dimanjakan dengan banyaknya gambar-gambar bagus dan berkualitas di internet. Tinggal search dan kemudian download.

Hanya saja, sebenarnya tidak semudah itu.

Jika tidak hati-hati anda bisa saja mendapatkan gugatan hak cipta dari pemilik gambar, seperti yang dialami 2 perusahaan besar di amerika serikat, Postal Services dan Skechers.

Mereka di tuntut masing-masing $3.5 juta dan $2.5 juta.

Jadi, mulai sekarang berhati-hatilah menggunakan yang berhak cipta. Jika anda tidak ingin menanggung resikonya, sebaiknya hindari saja.

Disisi lain, ini juga akan berdampak pada kinerja SEO website anda.

5. Sesuaikan Nama File Gambar

Ada banyak cara yang bisa dilakukan Google untuk mengenali kontek dari gambar yang di upload ke website. Salah satunya adalah melalui nama file gambar.

Jika anda tidak mengubahnya, biasanya nama file gambar akan terlihat seperti “img_24323.jpg”.  Dan ini tidak menjelaskan kontek apapun.

Akan lebih baik jika anda ubah nama file gambar sesuai dengan kontek penggunaan gambar tersebut. Misalnya, kita sedang bahas cara optimasi gambar, maka kami akan memberikan nama file gambar dengan nama “cara_optimasi_gambar.webp”.

Tapi, anda juga harus berhati-hati saat dalam memberikan nama gambar.

Coba bayangkan jika anda menjual kopi bubuk dengan beragam variasi. Tentu anda tidak bisa memberikan nama dengan “kopi_1.webp, kopi_2.webp”.

Tapi berikan nama sesuai dengan kategori, tipe maupun ciri khas gambar tersebut.

6. Tulis Alt Text yang SEO Friendly

Mungkin anda pernah mengalami saat halaman website tidak bisa di buka dengan sempurna, terutama file gambarnya.

Tapi, kita melihat tek dibagian gambarnya.

Nah itulah yang kita sebut dengan alt text. Dimana berguna untuk meningkatkan kinerja SEO website secara keseluruhan. Selama dilakukan dengan teknik dan strategi yang tepat.

Anda tidak selalu menggunakan match keyword pada alt text.

Cukup buat alt text sesuai dengan kontek gambar, sehingga tidak terkesan mengada-ngada. Misanya, gambar anjing anda berikan alt textnya “hewan ternak”.

Mungkin pada lain kesempatan kita akan bahas bagaimana cara optimasi alt text gambar untuk meningkatkan SEO wesite di Google.

Banyak Agency SEO yang berhasil masuk halaman pertama Google hanya dengan melakukan optimasi dibagian ini saja.

Silahkan anda praktekan juga dan buktikan.

7. Optimasi Judul dan Deskripsi halaman

Mungkin kedengaran sedikit aneh, apa hubungan judul dan deskripsi halaman pada gambar di website. Apa pengaruhnya.

Sebenarnya ini tidak jauh dari kebijakan Google itu sendiri.

Mereka mengatakan bahwa judul dan deskripsi halaman mempengaruhi hasil pada pencarian gambar. Gambar yang memiliki judul relevan tentu seonya lebih baik.

8. Buat Ukuran Gambar yang tepat

Selain akan berpengaruh pada Core Web inti, gambar yang tidak memiliki ukuran yang jelas tentu akan mempengaruhi penalaman pengguna.

Dan jika pengalaman pengguna buruk, ini akan berdampak pada hasil SEO website anda secara keseluruhan. Akhirnya, ranking sulit di dapatkan.

9. Buat gambar Mobile Friendly

Kita sadar bahwa perangkat mobile mendapatkan tempat yang istimewa dihadapan Google. Karena memang begitulah yang di inginkan pengguna mereka.

Oleh karenanya, kita sebagai praktisi SEO tentu saja harus memenuhi hal tersebut.

Pastikan setiap gambar yang kita upload bisa dibuka di gadget secara responsive. Dan ini biasanya dibantu oleh themes yang kita gunakan.

10. Tambahkan gambar ke sitemap

Cara yang terakhir adalah dengan memasukan gambar yang sudah di upload ke sitemap.

Dengan cara ini kemungkinan gambar di index dan kemudian mendapatkan ranking lebih besar. Akhirnya trafik website akan semakin ramai.

Kesimpulan

Dari pengalaman kami, optimasi gambar bukanlah sesuatu yang sia-sia belaka. Bahkan kami berhasil masuk halaman pertama Google hanya dengan optimasi gambar saja.

Itulah mengapa kami sangat menyarankan agar memberikan perhatian yang lebih terharap gambar sebelum menguploadnya ke website.

Saran kami, silahkan dicoba dan rasakan hasilnya.

Default image
Hidayat Mundana
Belajar Digital Marketing dari 2007 dan mulai menawarkan layanan Digital Marketing berbasis Search Engine tahun 2012.
Articles: 49

Leave a Reply