Apa itu Redirect dan Cara Optimasi untuk Meningkatkan Performa SEO Website

Apa itu redirect dan bagaimana cara optimasinya untuk meningkatkan performa SEO website di pencarian Google organik. Lihat detailnya di bawah ini
apa-itu-redirect

Dari pengalaman kami melakukan SEO lebih dari 10 tahun, redirect adalah masalah teknis SEO yang banyak diabaikan oleh praktisi SEO.

Padahal, ia memiliki pengaruh yang besar pada SEO.

Mengenal apa saja tipe dan jenis redirect juga akan membantu kita dalam memilih tipe redirect yang benar jika terjadi masalah teknis di website kita.

Untuk anda yang berminat mempelajari redirect ini, mari kita lihat pembahasan singkatnya pada postingan ini.

Optimalkan SEO website dengan Redirect

Jika kita menekuni SEO sebagai salah satu strategi digital marketing, maka hampir mustahil tidak berhubungan dengan redirect.

Oleh karenanya, pengetahuan tentang redirect menjadi sangat penting.

Redirect kita butuhkan untuk mengarahkan halaman lama ke halaman baru, mengarahkan url yang tidak ditemukan ke halaman baru dan lainnya.

Bahkan juga digunakan untuk menggabungkan 2 website berbeda.

Nah, untuk menunjang pengetahuan kita dalam optimasi website. Pada kesempatan ini kami akan membahas apa itu redirect

Setidaknya kita akan belajar tentang pengertian redirect, kenapa dan kapan menggunakannya dan jenis redirect yang sering kita temukan.

Bahkan kita juga akan bahas praktek terbaik dalam redirect website.

Apa itu Redirect

Baik, kita akan mulai dengan pertanyaan apa itu redirect

Redirect adalah cara untuk mengarahkan pengunjung maupun bot mesin pencari dari url yang mereka minta sebelumnya.

Misalnya mereka buka url “salman.agency/belajar/”, kemudian di redrect ke url lain seperti “salman.agency/belajar-seo/“.

Kenapa Redirect kita butuhkan

Mungkin ada yang bertanya, apa manfaat redirect website bagi website kita, lebih jauh manfaat redirect untuk SEO website kita.

Setidaknya ada 2 manfaat yang bisa kita peroleh, diantaranya :

— Meningkatkan User Experience

Tentu saja kita tidak ingin mengunjung yang datang mengunjungi halaman tertentu diarahkan ke halaman 404 not found.

Selain akan meningkatkan bounce rate, ini juga akan memperkecil peluang kita untuk meningkatkan konversi website.

Oleh karenanya, ia harus diarahkan ke halaman lain yang relevan.

Dan redirect bisa mengatasi masalah pengalihan ini dengan cara yang sangat mudah. Tidak butuh banyak waktu apalagi biaya.

— Membantu Search Engine mengenali struktur website

Dengan adanya redirect ini, mesin akan memahami website kita dengan lebih bai.

Apakah sebuah halaman sudah tidak ada dan diarahkan ke halaman baru, kemudian apakah pengalihan ini permanen atau sementara.

Sehingga mesin pencari bisa memutuskan url website yang ingin mereka tampilkan pada hasil pencarian Google.

Kapan waktu yang tepat menggunakan Redirect

Redirect ini akan memberikan manfaat yang sangat besar jika digunakan dengan tepat. Oleh karennya, kita harus tahu kapan kita harus menggunakannya.

Nah, dibawah ini adalah beberapa waktu yang sering menggunakan redirect website. Manfaatkan dan gunakan secara tepat.

— Saat Memindahkan Domain

Jika suatu saat kita ingin mengganti domain lama dengan domain baru sebagai konsekuensi dari re-branding, maka kita bisa melakukan redirect 301.

Redirect 301 akan mengarahkan semua url website lama secara permanen ke url website baru, sehingga otoritas yang dimilikinya ikut pindah.

— Saat menggabungkan 2 url halaman website

Pada kondisi tertentu, kita mungkin ingin menggabungkan 2 halaman website menjadi satu karena sesuatu hal, misalnya karena kanibal keyword.

Untuk mengatasi ini, kita bisa mengarahkan (redirect 301) salah satu url website ke url website lainnya secara permanen.

Selain akan meningkatkan kualitas konten, ini juga akan mengalirkan otoritas url pertama ke url tujuan.

— Pengalihan dari http ke https

redirect-ke-https
Gambar: Woorkup

Hari ini penggunakan https bukan lagi opsional.

Penggunaan ssl sudah menjadi keharusan untuk meningkatkan kualitas SEO sebuah website, sehingga performa SEO makin bagus.

Walaupun banyak praktisi SEO yang menganggap pengaruhnya pada kinerja SEO website tidak terlalu signifikan.

Sekarang kalau website anda belum menggunakan ssl, segeralah gunakan ssl dan redirect dari http menjadi https menggunakan plugin atau htaccess.

— Saat mengatasi halaman 404 not found

Pada dasarnya halaman 404 not found tidak terlalu berpengaruh pada kinerja SEO website di pencarian Google.

Hanya saja, ada beberapa url website yang ingin kita arahkan halaman tertentu.

Maka kita memanfaatkan teknik redirect url untuk mengatasinya. Selain meningkatkan UX, ini juga akan meningkatkan performa technical SEO.

Tipe dan Jenis Pengalihan

— Redirect 301

Redirect 301 ini biasanya digunakan untuk mengalihkan url website lama ke url website baru secara permanen.

Jika url lama memiliki otoritas yang bagus, maka otoritas ini akan diteruskan ke url baru sebagai tujuan redirect permanen.

Inilah mengapa menggunakan teknik redirect domain sangat mumpuni untuk meningkatkan kinerja SEO website.

Jika anda menggunakan teknik redirect 301, maka mesin pencari akan menghapus indexing url lama di pencarian dan menggantinya dengan yang baru.

— Redirect 302

Jika kita ingin mengarahkan pengunjung website halaman tertentu ke halaman lain secara sementara, maka kita bisa gunakan redirect 302.

Pada teknik redirect ini, mesin pencari tidak akan di mengindek halaman baru. Tapi tetap mengindek halaman asalnya.

Namun, jika pemberlakukan redirect 302 ini cukup lama. Maka sangat mungkin mesin pecari akan menganggapnya sebagai redirect 301.

Jika ini terjadi, maka otoritas url lama akan dipindahkan ke url baru (tujuan).

— Redirect 303

Redirect model ini merupakan pengalihan yang sifatnya sementara.

Dan seringkali redirect ini digunakan bukan untuk tujuan SEO, tapi lebih pada peningkatkan user experience di website kita.

Misalnya, mengantisipasi terjadinya pengiriman formulir berulang ketika mereka mengeklik tombol “back” di browser.

— Redirect 307

Pengalihan 307 sama dengan pengalihan 302, kecuali ia mempertahankan metode HTTP (POST, GET) dari permintaan asli saat melakukan redirect.

— Redirect 308

Secara teknis, redirect 308 relatif sama dengan redirect 301.

Hanya saja, banyak praktisi SEO yang masih memilih redirect 301 karena jauh lebih familiar di komunitas SEO.

— JavaScript redirect

Redirect menggunakan JavaScript, seperti yang Anda duga, ia menggunakan JavaScript untuk menginstruksikan browser agar mengarahkan URL.

Banyak yang menyakini bahwa pengalihan JS menyebabkan masalah bagi mesin telusur karena mereka harus merender halaman untuk melihat pengalihan.

Meskipun ini benar, ini biasanya tidak menjadi masalah bagi Google karena merender halaman begitu cepat akhir-akhir ini. (Meskipun, mungkin masih ada masalah dengan mesin pencari lainnya.)

Secara keseluruhan, masih lebih baik menggunakan pengalihan 3XX jika memungkinkan, walaupun redirect JS biasanya baik-baik saja jika itu memang satu-satunya pilihan Anda.

Tipe dan Jenis Pengalihan

— Redirect http to https

Hari ini https sudah menjadi keharusan.

Karena https adalah salah satu faktor ranking website yang harus kita perhatikan, walaupun pengaruhnya tergolong kecil.

Akan tetapi, penggunakan https juga memberikan efek trust pada pengunjung website. Terutama website yang membutuhkan transaksi keuangan.

Jadi, kita bisa memanfaatkan teknik redirect 301 untuk mengaplikasikan kebutuhan ini. Baik menggunakan plugin maupun htaccess.

— Hindari redirect chains

Redirect Chains adalah pengalihan halaman website hingga beberapa kali hingga sampai pada halaman url tujuan.

Ada halaman “penghubung” antara halaman asal dengan tujuan redirect.

redirect chains
Gambar: Ahrefs Redirect Chains

Dalam SEO, ini adalah praktek redirect yang tidak dianjurkan. Karena kita berpotensi kehilangan otoritas pada halaman akhir (tujuan).

Sebenarnya dari sisi mesin pencari, terutama Google tidak ada masalah dengan pengulangan redirect ini. Tapi bagi pengguna ini tetap saja masalah.

Sehingga tetap disarankan untuk di hindari.

Untuk mengetahui apakah ada redirect chain pada website kita, kami menyarankan menggunakan tool dari ahrefs ini, SEO Toolbar.

— Avoid redirect loops

Redirect yang diulang-ulang sebenarnya juga tidak bagus bagi SEO website kita. Karena akan merusak UX dan juga menyia-nyiakan crawl budget.

Oleh karenanya, hindari kejadian ini.

redirect-loops
Gambar: Ahrefs Redirect Loops

Saat kita melakukan audit website, pastikan bagian ini juga diperhatikan. Sehingga kita tidak kehilangan banyak sumber daya nantinya.

Opini Terakhir

Sekarang anda sudah tahu apa itu redirect dan bagaimana cara optimasi untuk meningkatkan performa SEO website di Google.

Beberapa tahun lalu kami berhasil masuk halaman pertama Google untuk kata kunci kompetitif seperti Jasa SEO Bulanan dan kawan-kawannya dengan teknik redirect ini.

Tinggal cari domain tua yang memiliki niche yang relevan dan memiliki otoritas yang bagus, kemudian redirect dengan metode redirect 301.

Hasilnya sangat memuaskan. Bahkan kami berhasil menjualnya dengan harga ratusan juta. Cukup modal beli domain tua seharga 150 ribuan saja.

Default image
Hidayat Mundana
Belajar Digital Marketing dari 2007 dan mulai menawarkan layanan Digital Marketing berbasis Search Engine tahun 2012.
Articles: 48

Leave a Reply