Audit Technical SEO Website, 10 Hal yang harus diperhatikan

Technical SEO Website menjadi pondasi penting dalam proses SEO, lalu apa saja elemen technical yang harus kita optimasi, simak bahasan dibawahi ni.
technical-seo
Pexels @maddyfreddie

Audit Technical SEO Checklist

Sebenarnya sebelum kita melakukan riset keyword, optimasi konten, optimasi on page dan bahkan link building, ada beberapa tindakan SEO lain yang sebenarnya jauh lebih penting untuk kita lakukan.

Ia seperti pondasi pada sebuah bangunan.

Dalam SEO kita mengenalnya dengan istilah Technical SEO. Cuma kadang walaupun ia sangat penting, tetap saja sering diabaikan oleh praktisi SEO.

Padahal jika technical SEO sebuah website ada masalah, maka ia akan berdampak negatif pada kinerja SEO website secara keseluruhan.

Jadi, jika ingin kinerja SEO websitenya maksimal, mulailah dengan memperbaiki technical SEO terlebih dahulu.

Jika tidak ingin repot dengan pekerjaan teknis seperti ini, bisa sewa Jasa SEO. Namun, jika budget promosi anda terbatas, maka luangkanlah untuk belajar.

Nah berita baiknya, pada kesempatan ini kita akan coba bahas apa saja daftar technical SEO website yang harus kita audit dan perbaiki.

Mudah-mudahan bermanfaat.

1. Identifikasi Crawl Errors

Crawl Error atau kesalahan perayapan adalah sebuah kondisi dimana mesin pencari seperti Google mengalami masalah saat ingin merayapi halaman website.

Dan ini biasanya disebabkan oleh banyak hal.

Intinya kita harus memastikan tidak ada kesalahan perayapan pada website sehingga Google bisa merayapi website dengan sempurna.

Karena tanpa perayapan yang baik, kita tidak bisa berharap banyak agar ranking website masuk halaman pertama Google.

Untuk mengetahui apakah website kita memiliki kesalahan perayapan (crawl error), kita bisa menggunakan tool gratisan dari Google Search Console.

Biasanya akan dilaporkan dibagian “Coverage

Jika anda kesalahan perayapan, kita akan melihat ada pesannya.

2. Cek bagaimana Google melihat website kita

Ini juga adalah bagian tindakan SEO yang sering kita lewatkan.

Kadang kita sebagai pengguna bisa melihat konten dengan sempur, mulai dari judul hingga paragraf terakhir.

Hanya saja, kadang Google tidak bisa melihat seperti kita.

Jika ini terjadi, tentu kita tidak bisa berharap banyak agar Google akan memberikan ranking halaman pertama pada website.

Untuk melakukannya, kita juga bisa menggunakan Google Search Console. Cukup copy dan paste url website ke bagian “Periksa semua URL”.

Jika hasilnya seperti dibawah ini, berarti website kita aman.

3. Mobile Friendly

Tidak bisa tidak, karena sekarang zamannya perangkat mobile.

Jika kita tidak ingin kehilangan banyak pengunjung potensial dari perangkat mobile, maka kita harus memastikan website sudah mobile friendly.

Ini tidak saja soal layout, ukuran font dan sejenisnya. Tapi juga soal loading time, karena jika website anda lambat, mereka bakalan kabur.

4. Perbaiki Broken Links

Broken links sangat berpengaruh pada kinerja SEO website kita.

Saat ini ada banyak sekali tool gratisan yang bisa kita gunakan untuk mengecek masalah broken links ini, salah satunya adalah dr linkcheck dotcom.

Sayang banget kan, sudah bayar mahal untuk beli Backlink PBN. Tapi, url tujuannya malah broken link. Akhirnya budget link building jadi sia-sia.

5. Gunakan SSL

Selain untuk keamanan, SSL ternyata juga menjadi salah satu faktor ranking website kita di Google pencarian. Ini sudah dikonfirmasi oleh Google.

Jadi, kita tidak punya pilihan selain menggunakannya.

Lagipula, kita bisa gunakan SSL gratisan yang ditawarkan oleh Let’s Encrypt.

6. Optimalkan Loading Speed

Sesekali cobalah cek kecepatan webstie anda. Gunakan tool seperti PageSpeed Insight yang sudah disediakan oleh Google.

Jika masih lambat, pikirlah cara untuk mengoptimalkannya.

Ada banyak yang bisa dilakukan. Mulai dengan menggunakan hosting yang berkualitas, themes dan plugin optimasi kecepatan website.

Beberapa plugin yang populer diantaranya adalah WP Rocket, W3 Total Cache, WP Fastest Cache, WP Optimize dan WP Super Cache.

Pilih salah satu plugin dan mulai optimasi websitenya.

7. Perbaiki Duplicate dan Thin Content

Sama seperti broken links, duplicate dan thin content juga akan merusak kinerja SEO website kita secara keseluruhan.

Upaya-upaya SEO yang kita lakukan seperti on page SEO dan Off page SEO tidak akan memberikan dampak signifikan pada ranking website.

Oleh karenanya, memperbaiki masalah duplicate dan thin konten adalah langkah tepat untuk meningkatkan kinerja SEO website kita.

Sekarang coba periksa website anda, jangan-jangan masih terdapat duplicate dan thin content yang akhirnya merusak SEO website kita.

Pada banyak hal, memperbaiki masalah duplicate dan thin content juga bagian dari cara mempertahankan ranking website di Google pencarian.

8. Struktur Url yang jelas

Google sendiri yang mengatakan agar kita membuat struktur url sesederhana mungkin. Ini berguna memudahkan Google bot.

Jika struktur url terlalu rumit tentu saja akan menyulit Google bot dalam merayapi halaman website. Akhirnya, tidak semua url website yang dirayapi.

Ini tidak saja berdampak pada otoritas webiste, tapi juga pencapaian ranking website yang ditargetkan.

9. Optimasi Robots.txt

Robots text adalah file webiste yang berisi instruksi pada Google bot bagaimana seharusnya merayapi halaman website kita.

Karena masing-masing memiliki crawl budget yang berbeda-beda, maka kita harus memastikan bahwa halaman penting saja yang perlu di rayapi.

Dan perlu juga diketahui, bahwa jangan sampai kita menghalangi Google untuk merayapi dan mengindex halaman yang memang ingin kita index.

Halaman website yang umumnya dilarang di index Google diantaranya adalah :

  • Temporary files
  • Admin pages
  • Cart & checkout pages
  • Search-related pages
  • URLs that contain parameters

10. Optimasi XML Sitemap

Sitemap adalah sebutan lain dari peta situs.

Sitemap ini berguna untuk memberikan informasi pada Google tentang strukur halaman webiste yang perlu di index.

Sitemap yang dioptimasi harus mencakup bebeapa hal berikut

  • Konten yang ada di website seperti post, produk dan pages
  • Pastikan url dengan status 200
  • Usahakan tidak lebih dari 50.000 url, jika lebih usahakan untuk membuat beberapa sitemap terpisah.

Beberapa halaman yang harus dikecualikan adalah:

  • Url dengan parameter
  • Url yang memiliki redirect 301 atau tag canonical
  • Url website dengan kode status 4xx dan 5xx
  • Termasuk konten duplikat.

Terakhir

Sebaiknya optimasi Technical SEO ini dilakukan sedari awal dan terus di evaluasi sesuai periode tertentu. Misalnya sekali 2 bulan.

Usahakan juga untuk melakukan sebelum masuk pada tindakan SEO lain seperti SEO Off Page, karena ini tidak akan berdampak pada ranking.

Jika optimasi Technical SEO ini dilewatkan, maka pencapaian target SEO akan lebih sulit untuk anda capai.

Silahkan dibuktikan.

Default image
Hidayat Mundana
Belajar Digital Marketing dari 2007 dan mulai menawarkan layanan Digital Marketing berbasis Search Engine tahun 2012.
Articles: 28

Leave a Reply

Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124