10 Trik Cara menjadi Content Writer Profesional untuk hasilkan puluhan juta dari artikel

Cara menghasilkan uang dari Internet dengan menjadi Content Writer. Pelajari 10 Tips Menjadi penulis konten profesional berikut ini.
content writer
@pexels

Menghasilkan uang dari menulis

Hari ini kita ingin bahas topik yang sangat menarik, bagaimana cara menjadi content writer untuk menghasilkan sejumlah uang dari internet.

Konten menjadi salah satu komoditas utama dalam pemasaran online.

Tanpa konten kita tidak bisa berkomunikasi dengan audien yang mungkin saja bisa kita konversi menjadi pembeli.

Artinya, konten menjadi komoditas yang sangat penting bagi setiap praktisi pemasaran online. Apapun channel yang mereka masuki.

Baik itu Google, Instagram, Facebook, Youtube maupun Tiktok.

Banyaknya kebutuhan akan konten ternyata tidak selaras dengan ketersedian content writer yang bisa kita andalkan untuk menghasilkan konten berkualitas.

Kalaupun ada penulis, rata-rata kualitas pekerjaan mereka kurang memuaskan. Setidaknya itulah pengalaman kami miliki.

Dan inilah peluang anda untuk masuk.

Anda akan menjadi rebutan para vendor apabila anda memang memiliki kemampuan menulis konten yang bisa diandalkan, baik untuk topik khusus maupun umum.

Jika anda bisa menulis 3-6 artikel berkualitas setiap harinya, setidaknya anda bisa berpenghasilan 3 – 5 jutaan perbulan.

Lumayan banget untuk pekerja freelance seperti kita.

Sekarang pertanyaannya, bagaimana cara menjadi content writer profesional yang dicari oleh banyak vendor digital marketing.

Kami akan bagikan beberapa tips pada anda.

Tips Menjadi Content Writer Mumpuni

Untuk menjadi content writer profesional memang tidak mudah, tapi bukan berarti sulit dan tidak mungkin anda capai.

Kita hanya perlu belajar dan mau menjalani prosesnya.

Nah, pada kesempatan ini kami dari Salman Agency ingin berbagi beberapa tips praktis yang bisa kita aplikasikan agar bisa menjadi content writer terbaik.

Baik mari kita mulai bahasannya.

1. Kuasai Topik tertentu

Saat menulis sebenarnya kita sedang melakonkan diri sebagai seorang ahli yang akan menuntun pembaca untuk mengetahui dan melakukan sesuatu.

Layaknya seorang ahli, tentu kita harus menguasai topik tersebut.

Jika kita tidak menguasai topik tentang artikel yang ingin ditulis, maka mustahil bagi kita untuk bisa menghasilkan artikel berkualitas dan menarik.

Jadi, sebelum mulai menulis cobalah untuk menguasai topik dari artikel yang ingin kita tulis. Untuk menguasai topik, banyak cara dan tahapan yang bisa dilakukan.

Untuk hasil maksimal, kuasai topik artikel satu per satu.

Misalnya dengan banyak membaca artikel seputar topik tersebut, ketahui kata-kata yang sering digunakan pada industri tersebut.

Cari tahu juga orang yang dianggap paling terpercaya pada topik tersebut.

Intinya, kita harus benar-benar tahu seluk beluk seputar topik artikel tersebut dengan baik. Karena kita adalah orang yang mereka anggap paling tahu tentang topik tersebut.

Satu lagi, sebaiknya kuasai satu topik terlebih dahulu. Selanjutnya baru pindah pada topik yang lainnya. Jangan terlalu maruk dalam menguasai topik artikel.

2. Pilih Topik yang “basah”

Sebenarnya untuk memudahkan kita dalam belajar menjadi content writer, lebih baik memilih topik sesuai dengan minat kita.

Hanya saja, karena pada kesempatan ini kita ingin menghasilkan sejumlah uang dari skill menulis konten, maka kita harus pilih topik yang menghasilkan uang.

Ada banyak topik yang memiliki permintaan yang banyak, diantaranya adalah topik digital marketing, otomotif, kesehatan, wisata, gadget dan bisnis.

Hari ini, kami sangat membutuhkan artikel seputar topik SEO.

Untuk topik hiburan permintaan sangat sedikit menurut kami. Sehingga tidak bisa kita andalkan untuk menghasilkan sejumlah uang.

Topik yang memberikan hasil yang lumayan pada kami saat menawarkan layanan penulis artikel adalah otomotif, kesehatan, wisata dan digital marketing.

Salman Agency sendiri butuh content seputar digital marketing ini sekitar 100 artikel perbulan. Belum termasuk content untuk klien SEO kami.

3. Kumpulkan data dan fakta

Salah satu ciri apakah sebuah artikel berkualitas atau tidak, bisa kita lihat dari data dan fakta yang mereka beberkan pada artikel tersebut.

Jika artikel lebih banyak opini, menurut kami itu bukan ciri artikel yang bagus.

Oleh karenanya, kita sebagai content writer harus memiliki data dan fakta untuk kita sajikan dalam artikel kita. Sehingga lebih menarik untuk kita baca.

Karena kadang inilah yang menjadi pembeda dan daya tarik pembaca terhadap artikel kita. Termasuk vendor penulis artikel.

Dan tentu saja, sebelum kita bisa menyajikannya pada artikel kita harus melakukan riset terlebih dahulu. Manfaatkan internet dengan maksimal.

Kumpulkan data sebanyak-banyaknya. Kemudian tuangkan melalui artikel kita.

Semakin unik, valid dan otoritas pemilik data tersebut maka semakin bernilai artikel yang kita buat dan terbitkan melalui blog.

4. Mulai menulis

Kami anggap anda sudah menguasai topik yang ingin ditulis, data dan fakta seputar topik juga sudah berhasil anda kumpulkan, selanjutnya adalah mulai menulis.

Jadi mulailah tuangkan pengetahuan dan informasi anda melalui tulisan.

Untuk anda yang pertama kali menulis kami jamin pasti pusing dan bingung harus menulis apa dan mulai dari mana. Ini yang dulu kami rasakan.

Dan ini sebenarnya adalah gejala umum. Sangat wajar.

Yang perlu anda lakukan sekarang adalah mulai menulis apapun yang anda ingat dan ketahui. Tidak perlu mengkritisinya terlebih dahulu.

Untuk penulis pemula hasilnya sudah pasti jelek. Dan itu biasa.

Lakukan ini terus menerus sampai anda benar-benar menghasilkan artikel pertama anda. Lakukan latihan menulis ini secara rutin.

5. Validasi data dan artikel

Setelah anda berhasil menulis artikel pertama, pastikan data yang kita tuangkan dalam artikel tersebut benar-benar sudah valid dan relevan.

Jangan sampai kita mengutip data yang salah.

Dari sisi redaksi, pastikan juga tidak ada kesalahan typo. Baca artikel anda kata per kata sampai semuanya bisa kita pastikan sudah benar.

Lakukan langkah ini hanya pada akhir setelah artikel anda selesai. Bukan pada saat anda sedang menulis artikel. Justru ini harus kita hindari.

6. Hasilkan portofolio

Kadang calon klien kita minta portolio artikel kita.

Sebenarnya kita bisa memberikan portofolio dengan 2 cara. Pertama dengan mengirimkan url postingan untuk artikel yang sudah terbit dengan penulisnya adalah kita. Kemudian mengirimkan artikelnya secara langsung.

Hanya saja, yang memberikan dampak signifikan pada konversi biasanya adalah ketika kita mengirimkan url postingan.

Apalagi jika url yang kita kirimkan lebih dari satu dan beda-beda website.

Terus terang, ini adalah trik yang dulu kami lakukan untuk membangun trust dan sekaligus otoritas sebagai penulis.

Kami menghubungi pemilik website sesuai dengan topik yang ingin kita masuki.

Kemudian menyampaikan pada mereka bahwa kita ingin mengirimkan artikel berkualitas tanpa bayaran apapun, imbalannya cukup satu. Yaitu membuat nama kita sebagai penulis artikel tersebut. Itu saja.

Biasanya ada yang menolak dan menerima. Dan itu hal biasa.

Buat setidaknya 3-5 artikel berbeda dan kirimkan pada website berbeda pula. Jik anda berhasil, berarti anda sudah punya 5 artikel untuk dijadikan portofolio saat melakukan penawaran sebagai content writer.

Cara ini sangat ampuh untuk meningkatkan konversi.

7. Selalu buat Invoice

Nah ketika ada yang pesan artikel pada anda, usahakan untuk selalu membuat invoicenya. Buat dengan desain profesional.

Karena nantinya, invoice ini pun bisa kita gunakan sebagai daya ungkit untuk menghasilkan penjualan yang lebih banyak dimasa depan.

Bisa kita upload i instagram maupun facebook.

8. Hindari pekerjaan Overload

Sebagai penulis profesional kita harus tahu berapa beban maksimal yang bisa kita pikul dalam sebulan. Jangan memaksakan diri.

Kalau kita hanya sanggup menulis 100 artikel, jangan paksakan menulis 150-200 artikel. Karena kualitasnya pasti menurun.

Ketika kualitas tulisan kita menurun, kepercayaan klien mulai luntur. Dan ini musibah bagi kita sebagai freelancer content writer.

9. Jangan pegangan dengan satu tali

Maksud kami, jangan hanya puas dengan satu dua klien saja.

Usahakan anda menambah klien artikel secara terus menerus. Karena kita tidak tahu sampai kapan mereka akan memesan artikel melalui kita.

Tetapkan target, berapa klien baru yang harus dihasilkan setiap bulannya. Misalnya, 2-4 klien baru setiap bulan.

Walaupun artikel yang mereka pesan sedikit.

10. Mulai bangun sistem

Tentu kita tidak ingin jadi single fighter secaa terus menerus. Ada baiknya kita berfikir suatu saat pekerjaan ini dikerjakan oleh tim kita.

Secara berlahan, mulailah bangun sistem anda.

Mulai dari cara cepat belajar menulis, mengumpulkan data, menuangkannya menjadi tulisan sampai pada cara mencari klien baru setiap bulannya.

Sehingga kita bisa menghasilkan tanpa terlibat lagi secara langsung.

Kesimpulan

Menjadi Content Writer sangat menjanjikan menurut kami. Tentu ketika anda bisa menjadi content writer yang benar-benar berkualitas.

Selain beberapa skill dan trik diatas, sebaiknya anda juga belajar bagaimana melakukan riset keyword dan analisa kompetitor.

Ini juga akan menjadi nilai tambah dikemudian hari.

Default image
Hidayat Mundana
Belajar Digital Marketing dari 2007 dan mulai menawarkan layanan Digital Marketing berbasis Search Engine tahun 2012.
Articles: 48

Leave a Reply